APBDes 2026 Desa Cipicung, Dana Desa Rp353 Juta Difokuskan pada Infrastruktur dan Sosial
APBDes 2026 Desa Cipicung, Dana Desa Rp353 Juta Difokuskan pada Infrastruktur dan Sosial
PURWAKARTA — MK, -
Pemerintah Desa Cipicung, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, menyusun dan melaksanakan berbagai program prioritas yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2026, dengan alokasi Dana Desa sebesar Rp353 juta.
Salah satu program yang telah direalisasikan adalah pembangunan jalan lingkungan di Kampung Babakan, yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan kelancaran aktivitas masyarakat. Selain itu, pemasangan loneng atau pagar pembatas jalan di Kampung Haurnunggal juga telah rampung. Pembangunan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mengingat sebelumnya lokasi tersebut kerap terjadi kendaraan mengalami rem blong.
“Untuk kegiatan infrastruktur yang menjadi kewenangan desa, sebagian besar sudah dilaksanakan. Sedangkan jalan kabupaten hingga saat ini belum dibangun, karena merupakan kewenangan pihak terkait,” ujar Mulyono, Sekretaris Desa Cipicung.
Dalam sektor kesehatan, masih terdapat hambatan pada pelaksanaan kegiatan Posyandu. Sebagai solusi, Pemerintah Desa Cipicung merencanakan hibah pembangunan gedung Posyandu berukuran 3 x 5 meter di RW 09, dengan dukungan dari Pa Umar, yang ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun ini.
Selain Dana Desa, Desa Cipicung juga menerima Bantuan Provinsi (Banprov) Tahun 2026 sebesar Rp98 juta, yang akan digunakan untuk mendukung program-program prioritas desa.
Berdasarkan data administrasi, jumlah penduduk Desa Cipicung mencapai 3.267 jiwa, dengan 1.130 Kepala Keluarga (KK). Desa ini memiliki 1 Sekolah Dasar (SD), terdiri dari 11 RT dan 4 RW yang tersebar di dua dusun, serta didukung oleh 10 pasukan desa. Salah satu wilayah permukiman berada di Kampung Awilega RT 02 RW 01.
Dari sisi sosial budaya, Desa Cipicung memiliki tradisi pencak silat yang masih dilestarikan hingga kini. Peran aktif pemuda Karang Taruna juga terlihat dalam berbagai kegiatan sosial, seperti turnamen olahraga, kerja bakti (ngosrek), serta peringatan hari besar Islam (PHBI).
Desa Cipicung dipimpin oleh Kepala Desa Lili Sadili, yang saat ini menjabat untuk periode kedua. Potensi ekonomi desa cukup beragam, di antaranya potensi batu (BCA) untuk kebutuhan proyek, keberadaan UMKM pengrajin tusuk sate, serta komoditas pertanian lokal seperti kucay, sejenis bawang. Sebagian besar mata pencaharian warga adalah petani, kuli muat, dan peternak, dengan budaya gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat.
Sementara itu, terkait ruas Jalan Desa Sukamaju menuju Cipicung yang berstatus jalan kabupaten dan sempat viral, Pemerintah Desa menegaskan bahwa penanganannya merupakan kewenangan pemerintah daerah terkait.***

Komentar
Posting Komentar